Wonogiri - (27/7) Usaha peternakan merupakan salah satu usaha yang sangat potensial untuk dikembangkan utamanya di daerah pedesaan dan menghasilkan bahan pangan untuk masyarakat. Konsumsi produk peternakan juga semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebutuhan protein hewani untuk mencukupi gizi. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan penerapan manajemen pemeliharaan yang baik agar mampu mencapai produktivitas, yaitu dengan melakukan recording atau pendataan ternak.
Peternak di Desa Mlokomanis Wetan cenderung memelihara ternak sebagai sampingan sehingga belum mengetahui mengenai pentingnya recording pada ternak. “Belum ada, Mbak disini pencatatan-pencataan rutin” ujar Salah seorang peternak kambing. Program recording atau pencatatan ternak merupakan metode pencataan ternak untuk memperoleh informasi-informasi mengenai ternak sehingga memudahkan pengelolaan peternakan. Informasi yang dicatat pada program recording ini yaitu nama/nomor, riwayat breeding, dan riwayat penyakit. Tujuan dari program recording yaitu memudahkan peternak, dokter hewan, dan Dinas Peternakan dalam menangani ternak yang sakit atau terjadi penurunan produktivitas, sehingga dengan melihat recording ternak didapatkan informasi untuk tindakan selanjutnya. Selain itu recording ternak juga bermanfaat untuk menghindari terjadinya interaksi obat dan terjadinya perkawinan sedarah pada ternak.
Sosialiasi dilakukan di Balai Desa Mlokomanis Wetan pada 27 Juli 2023 dengan dihadiri kelompok tani ternak yang ada di berbagai dusun. Kegiatan ini diawali dengan penjelasan mengenai recording beserta manfaatnya oleh Sabrina Indra Dewi, Mahasiswi Peternakan UNDIP. Selanjutnya, dilakukan pembagian brosur mengenai recording kepada para peserta.
Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan ketrampilan peternak dalam melakukan pemeliharaan ternaknya.