Mlokomanis Wetan, Wonogiri - (12/8/2023) Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada dibawah standar. Permasalahan stunting ini menjadi perhatian nasional dan sedang dalam upaya percepatan penanganan stunting di seluruh wilayah Indonesia salah satunya di Desa Mlokomanis Wetan. Berdasarkan data bulan Juni tahun 2023, tercatat sebanyak 15 anak berstatus stunted atau terindikasi mengalami stunting. Oleh karena itu, untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan zero stunting mahasiwa KKN Tim II UNDIP memberikan pencerdasan kepada ibu-ibu posyandu mengenai gizi buruk dan stunting berbasis data. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu bahwa masih terdapat angka stunting di Desa Mlokomanis Wetan melalui infografis yang mudah dibaca dan dipahami.
Program ini diselenggarakan oleh Erdina Khairunnisa dari program studi Statistika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro pada 20 Juli 2023 pukul 10.00 WIB di Posyandu Dusun Wonorejo yang melibatkan ibu-ibu dan kader posyandu. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari proses persiapan dan pemaparan hasil infografis. Pada proses persiapan dilakukan pengumpulan data, pengolahan data dengan menggunakan excel dan canva, pembuatan desain, dan kemudian dilanjutkan dengan pencetakan infografis. Setelah itu, dilakukan pemaparan dan pembagian infografis kepada ibu-ibu dan kader posyandu. Infografis tersebut memuat informasi mengenai gizi buruk, stunting, prevalensi stunting Desa Mlokomanis Wetan, kondisi berat badan, tinggi badan, dan status gizi balita. Selain itu, terdapat juga informasi mengenai penyebab, dampak dan upaya pencegahan stunting.
Adanya program ini diharapkan dapat menambah wawasan orang tua mengenai angka stunting. Selain itu, diharapkan para orang tua dapat lebih melek data tentang kasus gizi buruk dan stunting, sehingga dapat mengambil keputusan dan tindakan yang tepat dalam upaya pencegahan stunting pada anak.